Pengunjung

Waktu terus berputar, hari silih berganti untuk menoreh cerita baru dalam hidup, bahkan bulanpun saling berlomba untuk menorehkan cerita disetiap detik yang dilewatinya..

Pagi selalu menyapa dengan cahaya penuh harapan..  Selalu menyambut dengan hangat bagi setiap insan yang siap untuk meraih impinya.

Semua orang punya kisah, semua orang punya cerita. Begitupun dengan dirimu, semua itu bagaimana kau torehkan kisah dalam hidupmu. Karena hakekatnya hidup adalah pilihan.. Bahkan pilihan untuk memilih jalan ceritamu.. Tapi tak jarang ada kisah baru diluar dari jalan yang kau pilih.. Jalan yang dikehendaki olehNya, jalan indah namun terkadang masih belum kita pahami mengapa ada kisah baru ditengah jalan yang kita pilih..

Tak jarang orang merasakan adanya cerita baru yang tertoreh dilembar kisahnya, cerita yang tak biasa bahkan ku rasa cerita yang dapat mengguncang jiwa bagi tiap-tiap jiwa yang mendapatkan torehan cerita yang sama. Kisah indah yang telah ditakdirkan dan dikehendaki oleh Sang Khalik untuk menjadi bagian dari kisah hidup kami para hamba Nya. Cerita yang membuat kami menjadi lakon utama.. Untuk mendidik kami menjadi cahaya diantara gelapnya malam, bahkan menjadi penenang ditengah hirukpikuk kehidupan.

Perencanaan dan perealisasian mimpi bahkan harus di atur lebih teliti dan harus lebih mengerahkan semua yang kau punya agar kau dapatkan impimu beriringan dengan merajut kisah ini. Ya aku yakin Allah selalu mempunyai kejutan disetiap kisahnya, ini semua kembali lagi tentang keyakinan kita kepada janjiNya 

Barangkali memang hidup adalah untaian doa yang panjang, bahkan rintihan suara tangis disetiap malam, semua dilakukan hanya untuk mendapat ridho-Nya

Bisa jadi kita semua adalah orang yang paling hebat dikala siang hari, namun paling cengen dikala malam menyapa, karena semua mendengar rintihanmu bahkan keluh kesahmu. Ya, semua itu adalah sajadah mu dan barang-barang disekitarmu. Suara gemuruh hati yang kau simpan, dan hanya bisa kau bisikkan di dalam sujudmu... Diwaktu-waktu tertentu... Waktu dimana kau bisa berdua dengan Sang Khalik.. Ya semua itu kau habiskan disepertiga malamNya saja. Waktu untuk menyerahkan dirimu agar segala impimu segera terealisasikan

Kembali lagi kepada pilihan hidupmu, yang akan kau torehkan menjadi cerita-cerita selanjutnya. Yakinlah, jika memang ada cerita baru dalam hidupmu bahkan diluar dari yang kau rencanakan, semua itu adalah skenario Sang Khalik. 


Skenario Sang Khalik, skenario terindah yang mungkin kau belum memahaminya saat ini. Tapi yakinlah, suatu saat nanti ada waktu dimana kau tak kuasa untuk selalu bersyukur atas skenarioNya yang telah Ia berikan di tengah kisahmu saat ini 

Hari Gini Masih Subsidi?


               Apa yang ada di benak kalian ketika mendengar kata subsidi?
       Subsidi itu sendiri menurut KBBI adalah bantuan uang dan sebagainya kepada yayasan, perkumpulan dan sebagainya ( biasanya dari pihak pemerintah). Setelah mengetahui apa itu subsidi, berarti andapun bisa mengetahui apa itu BBM bersubsidi. Saya akan bercerita sedikit tentang pengalaman saya tentang pemakaian BBM bersubsidi.
            Awalnya saya adalah pengguna BBM bersubsidi, jauh sebelum saya memahami makna subsidi itu sendiri. Pemahaman saya hanya sebatas subsidi ya berarti mendapatkan bantuan dana pemerintah dan yang paling menonjol adalah harganya yang murah. Sesuai dengan karakteristik orang Indonesia yang menyukai harga murah tentunya tak hanya seorang dua orang saja yang tergiur akan murahnya harga. Non subsidi kebalikan dari subsidi itu sendiri, secara tidak langsung pasti harganya akan lebih mahal. Namun setelah saya beranjak dewasa dan mulai memahami makna dan perbedaan antara subsidi dan non subsidi itu sendiri dari situ saya memutuskan untuk berpindah pemakaian menjadi BBM non subsidi karena BBM bersubsidi itu sebenarnya dikhusus kan untuk kalangan tertentu dan faktanya memang masih banyak pengguna BBM bersubsidi dari kalangan keluarga mampu.
            Saya yakin pengalaman ini tak hanya terjadi pada saya saja, namun beberapa sanak saudarapun pernah mengalami hal yang sama. Yuk mulai sekarang bijaklah dalam memilih BBM.



Pernahkah dirimu merasa pada titik terbawah pada hidupmu?
Seakan, semua seisi bumi tak berpihak kepadamu?

Tak hanya itu, seakan sesak merasuk pada jiwa dan lelah terus menghantui..
Bahkan ingin rasanya, meninggalkan segala rutinitas yang sedang kau jalani selama ini?
Bahkan aktivitas yang membuat kau bahagia pun seakan ingin kau tinggalkan?
Hei, ada apa dengan dirimu? Ada yang salah atau mungkin memang kau sedang terlalu lelah?
Ah atau mungkin kau butuh istirahat sejenak, sama seperti post sebelumnya di https://s.id/saatsemuaterasamelelahkan


"Lantas apa hubunganya dengan lelah yang merasuk di jiwa dan anak panah?"

Tahukan kau anak panah seperti apa? Ia rela mundur kebelangkan namun semata-mata ia lakukan untuk melaju pesat kedepan.


Jadikanlah dirimu layaknya anak panah, mungkin kini kau lelah bahkan membuat kinerjamu turun, tapi yakinkanlah kepada dirimu bahwa kau adalah seorang anak panah, yang memang sedang mundur kebelakang. 

Tak usah mengelaknya, akui saja bahwa memang segala produktivitasmu turun.. 
Lantas setelah turun apakah kau larut di dalamnya? Tentu tidak! Kau harus melaju pesat! Bahkan harus lebih cepat dari teman-temanmu yang sedang stabil pada saat ini. Karena aku yakin, Allah memberimu kelebihan dan kesempatanmu untuk bangkit kembali dari segala urusanmu. 


Ayo Bangkit! Buktikan kepada dunia 
   bahwa kaulah Sang Anak Panah!  
Senja kala itu mulai meredup dan menunjukkan cahaya tak seperti biasanya, ada apa denganmu senja? Apa kabarmu? Mengapa kau melakukan hal itu?

Sekian lama ku tunggu cahaya keindahanmu terpancar kembali, namun ia tak kunjung kembali untuk menampakan cahayanya, apakah ada yang salah pada dirimu ?

Beberapa purnamapun ku lewati tanpa ada pancaran darimu untuk mengiringinya, namun kini aku sadar bahwa kamu kembali bersinar dan kini kamu telah berubah menjadi sang bintang yang akan terus menyinari dan memberi keindahan untuk sekitarmu dengan keanggunan yang melekat pada dirimu.

Hallo, untuk kamu yang sedang membaca ini.

Aku yakin, kamu adalah salah satu bintang yang bersinar diantara orang disekitarmu, ya ku harap perkataanku tepat. Karena tak ada alasan untuk kau tak menjadi bintang, semua orang berhak dan pantas menjadi bintang yang selalu menyinari orang-orang disekitarnya.

Belajarlah… Belajarlah menjadi bintang yang paling terang diantara ribuan bahkan jutaan bintang yang ada, buktikanlah bahwa kamu lah yang memang benar-benar bersinar, buat lah yang disekitarmu bangga kepada dirimu. Karena lagi-lagi tak ada alasan untuk menjadi sesuatu bintang yang redup, sedangkan Allah memberimu kesempatan untuk bersinar, lantas mengapa kamu tak memanfaatkannya?

Indahnya sebuah bintang, pastinya melewati fase yang panjang hingga ia bersinar bahkan menjadi teman yang baik dikala malam tiba, menjadi penenang terbaik dikala hati gundah, ya semua membutuhkan proses. Sama halnya jika kau ingin menjadi seseorang yang hebat kau membutuhkan proses yang panjang..

Pernah kah kau termotivasi dengan orang lain? Orang yang menurut sudut pandangmu adalah orang yang sukses? Jika pernah, jawablah dalam hatimu siapa orangnya? Dan apa yang membuat ia menjadi motivasi terkuatmu? Apa yang sudah mereka lakukan hingga kau benar-benar termotivasi darinya? Jika kau ingin menjadi seperti dirinya, apakah kau sudah melakukan hal yang sama sepertinya? Atau bahkan baru termotivasi namun belum tergerak untuk menjadi sepertinya? 

Andaikan kau benar-benar mengetahui apa yang dialami orang itu apakah kamu sanggup untuk ada di posisinya? Yakinlah kawan kau dapat melebihinya. Yakinlah kawan, semua orang berhak menjadi bersinar dan menyinari orang disekitarnya dengan caranya masing-masing :) Karena kita semua memiliki kesempatan yang sama dan hidup di dunia pun dalam waktu yang sama yaitu 24 jam dalam sehari, yakinlah kawan yang menjadi pembeda hanyalah petualangan, ya petualangan antara kamu dan orang disekitar mu. Yakinkanlah pada dirimu bahwa kamu adalah petualang yang hebat yang akan menjelajahi indahnya dunia ini. Yakinlah kawan, dan lagi lagi ku ingatkan kepadamu untuk terus yakin dan yakin karena yakin adalah kunci untuk mengantarmu menjadi petualang yang tangguh sehingga kau bisa menjadi bintang tangguh yang bersinar untuk orang-orang disekitarmu

Yakinlah bahwa kamu adalah Sang Bintang,kamu hebat dengan caramu sendiri. Teruslah menjadi bintang yang akan terus menyinari dan memberikan keindahan untuk sekitarmu dengan keanggunan yang melekat pada dirimu.

Bismillahirahmanirrahim...

Alhamdulillah.. Satu kata yang tak henti terucap sampai detik ini atas terkabulnya salah satu impian yang ada di list mimpi. Salah satu impian dan pesan dari Papa juga:)

Ya, teringat kala itu saat masih duduk di Semester 1, dan Papa melihat baliho Mapres di Kampus sebelah, dan bertanya "Dek, dede kok ga ikut itu? Dede ikut dong" "Iya Pah. Tapi Dede mau bagusin B.Inggris dulu." Namun disaat itu juga dari hati yang terdalam, langsung berdoa untuk dapat memenuhi apa yang Papa inginkan.

Akhirnya kini ku duduk di Semester 4 dan memberanikan diri untuk mengambil formulir saat seleksi Mapres tingkat jurusan, tak ada niat lain selain mencapai apa yang Papa inginkan dan mencari solusi untuk permasalahan yang ada di Indonesia. Ya semua ini sebenarnya untuk Papa. Pah, disini anakmu sedang mencoba berbuat yang terbaik untuk membanggakanmu.

Tiap rangkaian dari sejak pengumpulan berkas, KTI sampai presentasi, ku coba memberikan yang terbaik. Pembuatan KTI pun penuh dengan perjuangan, disaat yang lain membuat KTI dengan laptop pribadinya, apalah aku yang meminjam laptop sana sini untuk menyelesaikan KTI ku. Karena ku yakin sebuah keterbatasan fasilitas bukan alasan untuk menjadi penghalang untuk menggapai impianku. Dan terimakasih untuk Kakak-kakak yang selalu ada untuk memberi ku bantuan❤  ya maksudnya laptop Kakak. Disatu sisi Kakak lagi sibuk mengerjakan skripsi dan di sisi lain aku mengerjakan KTI ku. Dan untuk mengerjakannya hanya bisa ku lakukan saat jam 1 malam- subhu. Karena selebihnya laptop dipakai Kakak,ya begitu terus sampai KTI ini selesai :') itupun tak tiap hari. Hanya hari-hari tertentu saja jika Kakak pulang ke rumah.

Tidak hanya menyelesai kan KTI, tapi tugas, dan lainnyapun aku lakukan pada waktu yang bersamaan. Dan disini benar-benar time management dan skala prioritas bermain.

Perjuangan setelah KTI pun belum usai, tahap selanjutnya adalah seleksi jurusan. Ya, Jurusan ku salahsatu jurusan yang antusiasnya tinggi dalam Mapres tahun ini. Pesertanya bisa tiga kali lipat dari jurusan lainnya. Benar-benar ku serahkan kepada Allah saat seleksi tahap ini, karena semua pesertanya keren dan hebat-hebat. Pengumuman pun tiba dan Alhamdulillah aku salah satu yang menjadi perwakilan ke tingkat Institusi.

Kalau kata Mam Lanny mah "Kalian 10 Mahasiswa hebat dari 7000an Mahasiswa yang ada disini" :')

Inipun kali pertama, impianku yang diketahui banyak orang dan saudara lainnya. Karena biasanya aku lebih menyukai menggapai impian dengan konsepku sendiri, yaitu diam diam jadi :D.

Di tahap Institusi pula aku banyak mendapat pengalaman dan  mengenal teman baru yang mempunyai gagasan keren untuk problematika yang ada di Indonesia, membuat pikiranku terbuka untuk lebih kreatif dalam mencari solusi.

Siapakan Mapres 1 PNJ? Siapapun itu, semoga bisa membawa harum nama PNJ di kancah Nasional:)
Perjuanganpun belum usai... Nantikan tulisan selanjutnya di Mapres 2017 Part 2 😊

Disini yang dibutuhkan bukan hanya yang pintar dalam akademik dan non-akademik. Sebenarnya yang dicari disini adalah mereka-mereka yang memiliki mental juara. Tak pernah menyerah dalam segala situasi.

Hidupku penuh dengan mimpi namun entah mulai kapan aku sadar bahwa aku harus bergegas untuk bangun dan merealisasikan mimpi itu. Mungkin, saat tahun ini, disaat kesadaran itu mulai tumbuh. Namun, apalah aku yang bukan siapa-siapa.  Alhamdulillah, di tahun 2016 dengan segala ketidak berdayaannya diriku dimata Sang Pencipta sudah terealisasikan dan dikabulkan oleh Allah 8 impian dari banyaknya impian lainnya yang ku tuangkan di sebuah kertas, sayangnya ada rutinitas yang menjadi target namun belum terealisasikan. Salah satu contohnya adalah menulis blog dalam jumlah yang tak bisa ku sebutkan disini, ya awalnya itu targetku di 2016. Tapi sayang, aku belum bisa memenuhi targetku sendiri.
Banyak pula niat untuk segera merealisasikan mimpi-mimpi yang ada, namun dengan segala kekuranganku akupun berusaha untuk memenuhinya. Niat yang telah aku ikrarkan untuk diriku dan negeri ini. Namun sudah seberapa jauh aku melangkah? Sudah seberapa manfaatkah diriku untuk sesama?  Seberapa besar dedikasih diri ini untuk tanah air tercinta? Dan sudah berapa kali aku mewarnai hidup orang disekitarku? Entahlah, biar Allah yang tahu. Tapi disini aku mencoba dengan sebaik-baiknya apa yang aku bisa, karena ku yakin, tidak ada yang melakukan hal sia-sia untuk apa yang mereka berikan untuk orang lain.
Banyak pelajaran di tahun 2016, walaupun memang ada yang hilang di tahun ini. Namun Allah memang tahu bagaimana cara membuat hambaNya bahagia, membirakan orang-orang disekitar yang selalu membawa kebahagian dikala ingatan itu kembali datan. Meskipun sudah banyak yang menyadari bahwa di tahun ini, ada yang berbeda dariku. Namun satu hal yang harus kita ingat, bahwa dibalik alas an seseorang, tersimpan alas an lainnya yang membuat dia melakukan hal yang tidak biasa.
Semakin banyak bertemu orang baru di tahun 2016 ini, semakin menyadari bahwa diri ini bukanlah siapa-siapa melainkan seonggok daging yang diberi kekurangan dan kelebihan oleh Allah SWT. Banyak bertemu orang, belajar dari sesama dan berbagi kepada sesama mengajarkan ku untuk membuat hidup lebih bahagia dengan cara membahagiakan orang lain. Banyak pelajaran hidup yang aku temui dan aku pelajari dari orang-orang disekitarku, merasakan menjadi mereka dari berbagi kisah dan rasa lainnya, termasuk rasa kebahagian.
Banyak kisah dari suka dan duka yang dilewati di tahun 2016 ini. Banyak pula teman baru yang sebelumnya, akupun tak menyangka bahwa akan sedekat ini kepada mereka. Dari berbagai macam, ada yang sama-sama suka untuk kegiatan pengembangan diri, lomba dan lainnya. Tanpa ku sebutkan satu persatu disini, ku harap kalian  tau.
Terimakasih yang telah mengukir kebahagian serta suka duka bersama Marsha di tahun 2016. Terimakasih pula yang telah mengajarkan tentang rasa berbagi kepada sesama, dan yang telah meotivasi dan menjadi inspirasi. Maaf kan jika ada kesalahan yang membuat kalian kecewa pada diri ini. Namanya juga manusia hehe.
Sudah siapkah engkau melanjutkan mimpi-mimpimu yang belum terealisasikan? Ingatlah, di pundak kalian, ada tanggung jawab yang besar. Di tangan kalianlah, digenggam harapan-harapan bangsa. Dan di mimpi kalian lah cita-cita digantungkan. Jangan minta diringankan bebanmu, tapi mintalah dikuatkan pundakmu. 

Apa niat yang kau ikrarkan dibalik mimpi-mimpimu untuk negeri ini?
Pejamkan matamu dan jawablah.

Tunjukkan dengan kontribusimu bahwa aku dan kamu bisa menjadi salah satu orang yang dapat merubah dunia dimasa depan.
Setiap pemimpin ada masanya, dan setiap masa ada caranya.

Begitulah yang pasti terjadi, semua pemimpin akan silih berganti dan akan terus seperti itu. Semua orang terlahir untuk menjadi seorang pemimpin, tentunya untuk memimpin dirinya sendiri. Semua orang pun berkesempatan untuk menjadi pemimpin untuk orang disekitarnya, namun tak semua orang memiliki jiwa kepemimpinan. Lantas seperti apakah pemimpin yang ideal?
Sebelum membahas lebih lanjut tentang seperti apakah pemimpin ideal, ada baiknya kita tahu terlebih dahulu pemimpin itu apa, menurut KBBI pemimpin adalah orang yang memimpin, petunjuk; buku petunjuk (pedoman) . Setelah kita paham dari makna  pemimpin itu sendiri, dapat diartikan bahwa pemimpin itu adalah sosok karakter yang dijadikan pedoman untuk sesamanya, untuk anggotanya dan orang-orang yang ada di sekitarnya.
Tiap-tiap jiwa pemimpin, memiliki cara peng-implementasian yang berbeda. Orang-orang pun memiliki cara pandang sendiri  untuk menilai sebuah pemimpin. Namun memang ada beberapa karakter yang harus ada di dalam jiwa pemimpin.
Karakter itulah yang akan menjadikan ciri khas mereka dalam memimpin, menjadikan diri mereka menjadi berwiba, menjadikan diri mereka yang dijadikan teladan untuk bertindak. Tentunya menjadi seorang pemimpin bukan hal yang mudah, karena dipundaknyalah tanggung jawab yang besar, ditangannya lah digenggam harapan-harapan orang disekitarnya dan di mimpinya lah cita-cita orang disekitarnya digantungkan. Yang perlu diingat bukan bagaimana ia memimpin tapi apa yang ia lakukan saat kepemimpinannya, kebijakan yang ia keluarkan bahkan satu kata yang ia lontarkan akan dipertanggung jawabkan di akhirat kelak.
Apakah seorang pemimpin ideal adalah yang memiliki kekayaan secara materi? Atau mungkin pemimpin ideal itu adalah mereka yang memiliki nilai tertinggi saat mengenyam pendidikan? Tentu saja bukan itu, semua itu bukan sebuah tolak ukur.
Seorang pemimpin ideal adalah mereka yang dapat menjadi inisiator pertama yang dapat menyelesaikan setiap permasalahan yang dihadapi, tak memandang permasalahan itu datang dari  masa lalu, masa kini bahkan untuk masa depan pun haruslah seorang pemimpin dapat menyelesaikannya. Mereka-mereka lah yang mempunyai dedikasi tinggi untuk apa yang mereka pimpin, yang merendahkan ego mereka demi terciptanya keharmonisan antar sesama anggotanya.
Talk is cheap, but action is priceless. Berbicara itu murah, namun amal perbuatannya tidak ternilai harganya. Itu yang menjadi patokan seorang pemimpin dalam berucap, tak mudah mengucapkan sebuah keputusan namun setiap tindakannya adalah nilai yang tak ternilai. Tindakan yang ia lakukan menjadikannya sebuah panutan, perkataannya yang membuat mereka dipercaya dan dedikasi tinggi serta rasa mengayomi mereka yang membuat orang disekitarnya nyaman dengan masa kepemimpinannya.  Kehadirannya dinantikan dan keperginnya ditangisi.

Tentunya untuk menjadi pemimpin ideal, tiap-tiap jiwa mereka harus terdapat sifat kepemimpinan, ada pun 5 level untuk  jiwa kepemimpinan itu sendiri adalah sebagai berikut:
1.  Position,  people follow because they have to.
2. Permission,  people follow because they want to.
3.Production, people follow because of what you have done for the organization.
4.People Development, people follow because of what you have done for them.
5. Pinnacle, people follow because of who you are and what you represent.

Lantas sudah sejauh apakah jiwa kepemimpinan yang ada di diri kita? Saya yakin, kitalah generasi penerus yang akan menjadi pemimpin, baik menjadi pemimpin diri sendiri maupun mempin khalayak umum. Ideal atau tidaknya kepemimpinanmmu, kamu sendiri yang menentukannya.

Referensi:
John C Maxwell, Center Street, 2011, What are the 5 Levels of Leadership? , http://johnmaxwellonleadership.com
Felix Siauw,  How to master your habits
 
Pemimpin Ideal adalah mereka yang dapat mencetak pemimpin- 
pemimpinn selanjutnya untuk menghadapi berbagai permasalahan 
disetiap zamannya.