Hidupku penuh dengan mimpi namun entah mulai kapan aku sadar
bahwa aku harus bergegas untuk bangun dan merealisasikan mimpi itu. Mungkin,
saat tahun ini, disaat kesadaran itu mulai tumbuh. Namun, apalah aku yang bukan
siapa-siapa. Alhamdulillah, di tahun
2016 dengan segala ketidak berdayaannya diriku dimata Sang Pencipta sudah
terealisasikan dan dikabulkan oleh Allah 8 impian dari banyaknya impian lainnya
yang ku tuangkan di sebuah kertas, sayangnya ada rutinitas yang menjadi target
namun belum terealisasikan. Salah satu contohnya adalah menulis blog dalam
jumlah yang tak bisa ku sebutkan disini, ya awalnya itu targetku di 2016. Tapi sayang,
aku belum bisa memenuhi targetku sendiri.
Banyak pula niat untuk segera merealisasikan mimpi-mimpi yang
ada, namun dengan segala kekuranganku akupun berusaha untuk memenuhinya. Niat
yang telah aku ikrarkan untuk diriku dan negeri ini. Namun sudah seberapa jauh
aku melangkah? Sudah seberapa manfaatkah diriku untuk sesama? Seberapa besar dedikasih diri ini untuk tanah
air tercinta? Dan sudah berapa kali aku mewarnai hidup orang disekitarku?
Entahlah, biar Allah yang tahu. Tapi disini aku mencoba dengan sebaik-baiknya
apa yang aku bisa, karena ku yakin, tidak ada yang melakukan hal sia-sia untuk
apa yang mereka berikan untuk orang lain.
Banyak pelajaran di tahun 2016, walaupun memang ada yang
hilang di tahun ini. Namun Allah memang tahu bagaimana cara membuat hambaNya
bahagia, membirakan orang-orang disekitar yang selalu membawa kebahagian dikala
ingatan itu kembali datan. Meskipun sudah banyak yang menyadari bahwa di tahun
ini, ada yang berbeda dariku. Namun satu hal yang harus kita ingat, bahwa
dibalik alas an seseorang, tersimpan alas an lainnya yang membuat dia melakukan
hal yang tidak biasa.
Semakin banyak bertemu orang baru di tahun 2016 ini, semakin
menyadari bahwa diri ini bukanlah siapa-siapa melainkan seonggok daging yang
diberi kekurangan dan kelebihan oleh Allah SWT. Banyak bertemu orang, belajar
dari sesama dan berbagi kepada sesama mengajarkan ku untuk membuat hidup lebih
bahagia dengan cara membahagiakan orang lain. Banyak pelajaran hidup yang aku
temui dan aku pelajari dari orang-orang disekitarku, merasakan menjadi mereka
dari berbagi kisah dan rasa lainnya, termasuk rasa kebahagian.
Banyak kisah dari suka dan duka yang dilewati di tahun 2016
ini. Banyak pula teman baru yang sebelumnya, akupun tak menyangka bahwa akan
sedekat ini kepada mereka. Dari berbagai macam, ada yang sama-sama suka untuk
kegiatan pengembangan diri, lomba dan lainnya. Tanpa ku sebutkan satu persatu
disini, ku harap kalian tau.
Terimakasih yang telah mengukir kebahagian serta suka duka
bersama Marsha di tahun 2016. Terimakasih pula yang telah mengajarkan tentang rasa berbagi kepada sesama, dan yang telah meotivasi dan menjadi inspirasi. Maaf kan jika ada kesalahan yang membuat kalian
kecewa pada diri ini. Namanya juga manusia hehe.
Sudah siapkah engkau melanjutkan mimpi-mimpimu yang belum
terealisasikan? Ingatlah, di pundak kalian, ada tanggung jawab yang besar. Di
tangan kalianlah, digenggam harapan-harapan bangsa. Dan di mimpi kalian lah
cita-cita digantungkan. Jangan minta diringankan bebanmu, tapi mintalah
dikuatkan pundakmu.
Apa
niat yang kau ikrarkan dibalik mimpi-mimpimu untuk negeri ini?
Pejamkan
matamu dan jawablah.
Tunjukkan
dengan kontribusimu bahwa aku dan kamu bisa menjadi salah satu orang yang dapat
merubah dunia dimasa depan.


