Pengunjung

Pernah kah kau sadari?

Betapa banyak orang yang ada disekitarmu? Berapa banyak orang yang telah kau temui? Nah banyak banget ya :D

Sadar atau tidak semua orang yang ada disekitar hidupmu adalah takdir untukMu. Mereka adalah orang-orang yang di takdirkan oleh Allah untuk bertemu denganmu dan menjadi bagian dari setiap kisah dalam hidupmu.

Ya semua, tak ada yang tidak di sengaja, selain semua memang sudah diatur olehNya. Skenario  Allah memang indah, mempertemukan satu jiwa beserta karakter yang ada di dalamnya, dipertemukan dengan jiwa-jiwa lain yang memiliki karakter yang berbeda, bahkan memiliki karakter yang bertolak belakang.

Sangat indah, dengan dipertemukannya jiwa-jiwa ini, membuat kami belajar  untuk saling memahami. Memahami atas keberagaman sifat dan masalah yang ada pada tiap jiwanya. Tak hanya membuat kami memahami, namun membuat kami saling belajar untuk menjadi tangguh dalam menjalani masalah dalam hidup ini dan bertukar petualangan dengan kisah yang beragam.

Bahkan bisa jadi pengalaman dan kisah-kisah orang di sekitar kita terdapat hidayah Allah untuk kita, yang menyadarkan diri bahwa semua orang memiliki cobaan hidup yang berbeda dengan cara penanganan yang berbeda.

Sungguh begitu banyak orang yang telah kau temui selama masa hidupmu. Dari mulai sangat membantumu , menyenangkan bahkan yang terkadang membuatmu kesal.

Pasti pernah dong nemuin orang yang samapai membuat kalian berpikir, “kok ini baik banget orangnya?” Atau mungkin pernah bertemu orang yang membuat kalian berpikir “ah kenapasih nih orang nyusahin banget” Atau mungkin pernah berpikir, “ah kenapa saya harus dipertemukan oleh dia sih?”

Hehe tenang aja, manusiawi kok perasaan itu. Eits tapi bukan sesuatu yang diwajarkan juga yaa untuk hal yang kedua dan ketiga. Kalau sudah mulai berpikiran seperti itu, kembalilah untuk menjernihkan pikiranmu,  tanyalah pada hati dan jiwamu, ada apa dengan dirimu? Bisa jadi jiwa dan hatimu perlu siraman ruhiyah.

Yakinlah kawan..

Siapapun yang kau temui saat ini, bisa jadi mereka itulah yang bisa menolongmu dikala waktu yang tak kau rencanakan, bahkan mungkin ia yang akan datang dalam keadaan sempitmu. 
Setiap insan yang dilahirkan, pastinya sudah memiliki porsi dan kisah hidupnya masing-masing yang telah tertulis di lauhul mahfudz. Sejak ruhnya ditiupkan kedalam rahim mulia seorang yang terdapat surga di telapak kakinya, yaitu Ibu. Sungguh takdirnya pun juga telah tertulis untuknya. Baik berjodoh dengan siapa, bahkan kapan ia kembali ke kehidupan yang kekal abadi.

Lantas bagaimana kalian menghadapinya? Tentunya ketika kalian terlahir di bumi, Allah pun senantiasa memberi kalian kelebihan, yang mungkin orang lain tidak memilikinya dan diimbangi dengan kekurangan yang sewajarnya memang dimiliki oleh manusia biasa. Mengapa manusia biasa? Ya karena manusia-manusia yang luar biasa tak pernah menganggap kekurangan yang ia punya adalah kekurangan yang sesungguhnya, tapi ia yakin kekurangannya itu dapat ia jadikan kelebihan yang ia miliki dengan mengelola sebaik mungkin.

Begitu pula dengan masalah, tentunya semua hamba Allah yang terlahir di bumi ini memiliki masalah yang tingkat nya berbeda-beda, tergantung dengan kesanggupan ia memikulnya.

Kawan, aku hanya ingin berbagi dan juga mengingatkan , begitupula pengingat ini berlaku untuk diriku. Jangan pernah kau merasa dirimu yang paling berat masalahnya, karena ku yakin mungkin diluar sana masih banyak yang memiliki masalah lebih besar darimu. Tapi dengan ketenangan dan kedekatannya dengan Sang Khalik, membuat ia tegar. Bahkan terkadang tak terlihat memiliki masalah.

Bahkan sekalipun orang yang kau anggap hebat dan tidak memiliki masalah bisa jadi, dia adalah orang yang sedang mengalami masalah paling berat di hidupnya, itu hanya pandanganmu saja. Maka dari sekarang mulailah bersyukur atas apa yang kau miliki. Karena apa yang kau miliki hari ini adalah apa yang kau inginkan di masa lalumu.

Pada hakekatnya semua masalah, urusan dan juga cobaan yang diberikan olehNya akan datang pada tiap harinya. Tak bisa dihindari ketika memang sudah kehendakNya.

Sesungguhnya pahala besar karena balasan untuk ujian yang berat. Sungguh, jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menimpakan ujian untuk mereka. Barangsiapa yang ridho, maka ia yang akan meraih ridho Allah. Barangsiapa siapa yang tidak suka, maka Allah pun akan murka. 
(HR. Ibnu Majah no. 4031, hasan kata Syaikh Al Albani).


Yakinlah kawan, ujian yang kau hadapi saat ini adalah bukti sayang Allah kepadamu, bahkan ketika kamu merasa terlalu berat beban dan ujian yang kau pikul. Bahkan kau berpikir bahwa tak ada lagi orang yang sanggup menanggung dan mendengarkan rintihanmu. Sadarlah, bahwa sesungguhnya Allah sedang merindukan dirimu. Merindukan tangismu di sepertiga malam.


Semua ini semata-mata untuk membuatmu tangguh, sebelum masalah itu datang pada tiap harinya, jadilah orang yang menjemputnya. Lho kok masalah di jemput? Bukan masalahnya yang di jemput atuh, tapi solusinya.

Iya solusinya ada di interaksi antara diri dengan Allah. Ketika kau dihadapkan dengan masalah,  cukuplah ambil wudhu dan sholat sunnah lah dua rakaat, insyaAllah itu akan menenangkan hatimu dan ketika malam menyapa, maka jangan sia-siakan waktu yang diberikan untukmu. Yaitu 1/3 malalm terakhir. Gunakanlah waktu ini dengan semaksimal dan sehikmat mungkin. Karena kamu tahu apa? Pada sepertiga malamnya Allah turun untuk memberi rahmat untuk orang-orang yang beriman

Maka dari itu setelah kau telah sampai membaca pada baris ini, marilah sejenak kita ucap rasa syukur atas apa yang telah kita dapatkan . Semangatlah kawan, Allah selalu ada untuk menyelesaikan permasalahanmu pada pada setiap harinya. Hanya bagaimana interaksimu saja kepada Nya. Ku harap semakin hari semakin membaik, begitupula doa itu untuk diriku. Selamat meraih ridha-Nya di sepertiga malam terakhirmu.

“Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat yang seorang muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah akan memberikannya (mengabulkannya); dan itu setiap malam.”
(HR. Muslim dan Ahmad)

Yakinlah kawan, kamu adalah orang-orang tangguh yang dipilih oleh Allah untuk bisa menyelesaikan masalah yang engkau hadapi. Bukankah Allah telah berfirman dalam surat cintanya?


Dalam surat Al-Insyirah, Allah Ta’ala berfirman,

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah 5)
Ayat ini pun diulang setelah itu,

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah 6)


Untuk kamu yang katanya lagi ada masalah, tenanglah kamu itu hebat. Kamu itu tangguh, dan kamu kuat, bahkan melebihi apa yang kamu bayangkan tentang ketegaran yang ada pada dirimu.
By : Noviapps




Bi ruh...bi dam...nafdika yaa al-Aqsha !
Bi ruh...bi dam...nafdika yaa al-Aqsha !
Bi ruh...bi dam...nafdika yaa al-Aqsha !

(Dengan jiwa dan darah, kami persembahkan untuk Aqsha !)

“Khaibar... Khaibar... Ya Yahud ! Jaisyu Muhammad Saufa Ya'ud...”

(Khaibar... Khaibar..ya yahudi..! Pasukan Muhammad PASTI akan kembali...)


Kabar apakah yang sampai padamu tentang Palestina?


Apakah sampai padamu berita tentang rumah-rumah yang dihancurkan tanah-tanah meratap berpindah tuan, bahkan manusia yg dibuldozer?

Apakah sampai padamu berita tentang airmata yang tumpah dan menjelma minuman seharihari tentang jadwal makan yang hanya sehari sekali atau listrik yang menyala cuma empat jam sehari?

Apakah sampai padamu berita tentang kanakkanak yang tak lagi berbapak tentang ibu mereka yang diperkosa atau diseret ke penjara? Para balita yang menggenggam batu dengan dua tangan mungil mereka menghadang tentara zionis Israel, lalu tangan kaki mereka disayat dan dibuntungi

Apakah sampai padamu berita tentang masjidil Aqsha di halamannya menggenang darah dan tubuh-tubuh yang terbongkar ? Peluru yang berhamburan di udara, menyanyikan lagu kematian menyayat nadi, kekejaman yang melebihi fiksi dan semua film yang pernah kau tonton di bioskop dan televisi

Dan kini berita yang sampai padamu adalah ketika Presiden Amerika Serikat ke-45 menyatakan “Jerusalem is the capital of Israel”, sontak kesabaran  umat Islam seakan telah usai, amarahpun menggebu dalam jiwa.

Tak hanya diam, cahaya Sang Surya menemani dan seakan merestui Aksi Bela Palestina 171217 .

Wahai musuh islam, saksikanlah…. Tidak lama lagi umat islam akan bersatu dalam kibaran bendera Laa ilaailaahaillah Muhammadarrasulullah, bersatu untuk membebaskan bumi Palestina.

Sungguh hari ini kibaran bendera tauhid telah memancarkan sebuah kekuatan besar, kekuatan yang akan menggetarkan dunia dan membuat ciut nyali bagi para penentangnya. Kekuatan yang melahirkan seruan persatuan umat, getaran yang merasuk kedalam jiwa-jiwa yang merindukan keadilan dan kemerdekaan hakiki. Lantunan takbir yang lantang yang siap turun ke medan jihad.
Langit sebagai saksi pun seakan merestui, hal itu nyata. Betapa sejuknya aksi hari ini, bahkan saat doa penutup, hujan pun mengiringi. MasyaAllah, sungguh bergetar hati ini. Berkumpulnya umat, atas ridha Illahi.

Untuk kaum muda, lantunkanlah doa terbaik dalam setiap sujud untuk saudara di Palestina, walaupun jarak memisahkan kita, tapi yakinlah doa rabitah sebagai pengikatnya. Tetap lah lakukan yang terbaik, lakukan sebaik yang bisa kau lakukan, dan untuk kaum adam, hidupkan lah masjid-masjid disekitarmu. Terutama ketika pagi menyapa, ya ketika subuh sholatlah di Masjid.

Dan kini, elok malam menyapa, menyapa diri yang jauh dari kata sempurna. Bahkan pengorbananpun belum seberapa dibading saudara lainnya yang ada di Palestina.

Hei diri, semoga lelahmu, letihmu, bahkan pengorbanan harta dan jiwamu senantiasa untuk terus di jalanNya:)


“Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih?

(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. ” 

(QS.As-Shaff:10-11)



Allahumma ‘a-izzal islama wal muslimina
Allahummanshur ikhwananal musliminal mujahidina fi filistin
Allahumma tsabbit imanahum wa anzilis-sakinata ‘ala qulubihim wa wahhid shufufahum
Allahumma ahlikil kafarata wal musyrikina Allahumma dammiril yahuda wa israila
Wa syattit syamlahum wa farriq jam’ahum, Allahummanshur ‘alal mujahidina a’daa-ana wa a’daa-addin

Birahmatika ya arhamar-rahimin wa shallallahu ‘alan-nabiy Muhammad


“Ya Allah, muliakanlah Islam dan kaum Muslimin. Ya Allah, tolonglah kaum Muslimin dan Mujahidin di Palestina. Ya Allah, teguhkanlah Iman mereka dan turunkanlah ketenteraman di dalam hati mereka dan satukanlah barisan mereka. Ya Allah, hancurkanlah kaum kuffar dan kaum musyrikin. Ya Allah, binasakanlah kaum Yahudi dan pasukan Israel dan cerai-beraikanlah kesatuan mereka. Ya Allah, menangkanlah kaum Mujahidin atas musuh kami musuh agama dengan RahmatMu, Wahai Yang Maha Pengasih. Dan sampaikanlah Sholawat kami kepada Nabi Muhammad.”