Setiap insan yang dilahirkan, pastinya sudah memiliki porsi dan kisah hidupnya masing-masing yang telah tertulis di lauhul mahfudz. Sejak ruhnya ditiupkan kedalam rahim mulia seorang yang terdapat surga di telapak kakinya, yaitu Ibu. Sungguh takdirnya pun juga telah tertulis untuknya. Baik berjodoh dengan siapa, bahkan kapan ia kembali ke kehidupan yang kekal abadi.
Lantas bagaimana kalian menghadapinya? Tentunya ketika kalian terlahir di bumi, Allah pun senantiasa memberi kalian kelebihan, yang mungkin orang lain tidak memilikinya dan diimbangi dengan kekurangan yang sewajarnya memang dimiliki oleh manusia biasa. Mengapa manusia biasa? Ya karena manusia-manusia yang luar biasa tak pernah menganggap kekurangan yang ia punya adalah kekurangan yang sesungguhnya, tapi ia yakin kekurangannya itu dapat ia jadikan kelebihan yang ia miliki dengan mengelola sebaik mungkin.
Begitu pula dengan masalah, tentunya semua hamba Allah yang terlahir di bumi ini memiliki masalah yang tingkat nya berbeda-beda, tergantung dengan kesanggupan ia memikulnya.
Kawan, aku hanya ingin berbagi dan juga mengingatkan , begitupula pengingat ini berlaku untuk diriku. Jangan pernah kau merasa dirimu yang paling berat masalahnya, karena ku yakin mungkin diluar sana masih banyak yang memiliki masalah lebih besar darimu. Tapi dengan ketenangan dan kedekatannya dengan Sang Khalik, membuat ia tegar. Bahkan terkadang tak terlihat memiliki masalah.
Bahkan sekalipun orang yang kau anggap hebat dan tidak memiliki masalah bisa jadi, dia adalah orang yang sedang mengalami masalah paling berat di hidupnya, itu hanya pandanganmu saja. Maka dari sekarang mulailah bersyukur atas apa yang kau miliki. Karena apa yang kau miliki hari ini adalah apa yang kau inginkan di masa lalumu.
Pada hakekatnya semua masalah, urusan dan juga cobaan yang diberikan olehNya akan datang pada tiap harinya. Tak bisa dihindari ketika memang sudah kehendakNya.
“Sesungguhnya pahala besar karena balasan untuk ujian yang berat. Sungguh, jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menimpakan ujian untuk mereka. Barangsiapa yang ridho, maka ia yang akan meraih ridho Allah. Barangsiapa siapa yang tidak suka, maka Allah pun akan murka.”
(HR. Ibnu Majah no. 4031, hasan kata Syaikh Al Albani).
Yakinlah kawan, ujian yang kau hadapi saat ini adalah bukti sayang Allah kepadamu, bahkan ketika kamu merasa terlalu berat beban dan ujian yang kau pikul. Bahkan kau berpikir bahwa tak ada lagi orang yang sanggup menanggung dan mendengarkan rintihanmu. Sadarlah, bahwa sesungguhnya Allah sedang merindukan dirimu. Merindukan tangismu di sepertiga malam.
Semua ini semata-mata untuk membuatmu tangguh, sebelum masalah itu datang pada tiap harinya, jadilah orang yang menjemputnya. Lho kok masalah di jemput? Bukan masalahnya yang di jemput atuh, tapi solusinya.
Iya solusinya ada di interaksi antara diri dengan Allah. Ketika kau dihadapkan dengan masalah, cukuplah ambil wudhu dan sholat sunnah lah dua rakaat, insyaAllah itu akan menenangkan hatimu dan ketika malam menyapa, maka jangan sia-siakan waktu yang diberikan untukmu. Yaitu 1/3 malalm terakhir. Gunakanlah waktu ini dengan semaksimal dan sehikmat mungkin. Karena kamu tahu apa? Pada sepertiga malamnya Allah turun untuk memberi rahmat untuk orang-orang yang beriman
Maka dari itu setelah kau telah sampai membaca pada baris ini, marilah sejenak kita ucap rasa syukur atas apa yang telah kita dapatkan . Semangatlah kawan, Allah selalu ada untuk menyelesaikan permasalahanmu pada pada setiap harinya. Hanya bagaimana interaksimu saja kepada Nya. Ku harap semakin hari semakin membaik, begitupula doa itu untuk diriku. Selamat meraih ridha-Nya di sepertiga malam terakhirmu.
“Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat yang seorang muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah akan memberikannya (mengabulkannya); dan itu setiap malam.”
(HR. Muslim dan Ahmad)
Yakinlah kawan, kamu adalah orang-orang tangguh yang dipilih oleh Allah untuk bisa menyelesaikan masalah yang engkau hadapi. Bukankah Allah telah berfirman dalam surat cintanya?
Dalam surat Al-Insyirah, Allah Ta’ala berfirman,
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah 5)
Ayat ini pun diulang setelah itu,
إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
“Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah 6)
Untuk kamu yang katanya lagi ada masalah, tenanglah kamu itu hebat. Kamu itu tangguh, dan kamu kuat, bahkan melebihi apa yang kamu bayangkan tentang ketegaran yang ada pada dirimu.



0 komentar:
Posting Komentar