Pengunjung


Debur ombak sore itu, menyapa hangat diri ini
Tak sadar ku tlah tenggelam bersamanya
Bersama hembusan angin yang membersamai dan juga bersama hangatanya bintang yang menyapa pada malam hari.

Gemuruh ombak kala itu, menjadi saksi diri yang sedang berefleksi kala itu, seakan alam berkata dan membisikkan kepada diri dengan memberikan sentilan kecil kepada diri yang membuat diri ini bertanya.

“Sudah sejauh apa kau mempersiapkan diri untuk beberapa tahun kedepan? Bahkan apa yang kamu mempersiapkan untuk menyambutnya?”

Bersama asupan daging yang ku dapat kala itu, kini semakin sadar bahwa tak ada lagi waktu untuk berleha-leha. Yang ada hanyalah bergegas. Bergegeaslah kawan, karna masa itu akan datang, ketika ha lasing menjadi hal yang lumrah dan hal lumrah menjadi hal yang asing.

Gemuruh ombak pun berpesan, jika kau ingin menjadi 
nelayan yang hebat, jangan lah berada di air yang tenang, 
tapi datanglah pada gemuruh ombak yang akan 
membuatmu semakin tangguh dan semakin kuat.

0 komentar:

Posting Komentar