Pengunjung


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ini adalah tulisan ke dua ku pada tahun ini. Ya, baru di 1/3 tahun ini aku baru menulis blog ini lagi.

Sesuai judulnya , yaitu Perjuangan Part 1 tahun inilah, tahun penentu masa depan ku, mulai tahun inilah rintisan untuk masa depan ku akan tiba. Akan tiba waktunya pula masa putih abu-abu ku berakhir sudah. Sadar tak sadar, karena waktu terasa begitu cepat. Mungkin kini aku masih merasakan apa yang disebut masa putih abu-abu. Karena aku masih dapat berbagi canda tawa dengan sahabat - sahabat perjuangan ku di masa putih abu-abu ini, disalah satu medan perang yang sama, berjuang sama dan menghabiskan waktu untuk hal yang sama.

Tapi mungkin rasa ini akan berubah dan akan segera menyadari bahwa masa putih abu-abu nih hampir telah usai. Minggu ini sudah saling menghabiskan waktu untuk mengejar Perguruan Tinggi yang mereka impikan masing-masing , entah kita masih punya waktu untuk meluangkan untuk menghabiskannya bersama, sama seperti saat masih di masa putih abu-abu dan di medan perang atau sibuk mengejar impiannya masing-masing.

Alhamdulillah perjuangan kita yang pertama yaitu Ujian Nasional telah kita lalui kemarin 13 April-15 April 2015 untuk yang PBT (Paper Based Test) dan yang hingga 21 April untuk yang CBT (Computer Based Test).

Bagaimana UN kalian kemarin? Semoga apa yang kita harapkan, akan sesuai dengan usaha kita ya. Usaha yang dipenuhi dengan ridha Allah ya , insya Allah. Tetapi jika dengan cara lain? Wallahu’alam, yang perlu kalian ingat lebih mulia mencari ilmu karena mencari Ridha Allah dibandingkan dengan mencari nilai dengan cara apapun yang katanya agar bisa membahagiakan orangtuanya. Cuma mau ingetin aja, iya memang mereka bahagia saat melihat anaknya mendapat nilai bagus. Tapi jika mereka tahu bagaimana cara mendapatkannya? Dan saat di akhirat nanti di pertanggung jawabkan? Itu yang kalian sebut membahagiakan keduanya? Hehehe.. Saya akui ujian kali ini memanglah ujian. Bukan ujian evaluasi, melainkan ujian iman karena maraknya "kebanjiran soal" yang terjadi.
                                        
Balik lagideh ke topik utama, ya namanya aja perjuangan, dari nahan main gadget sampai ada yang baru ngerti materi h-1 apaya._.(yang ini jangan dicontoh) Dan setelah UN? Yaa refreshing dulu bentar… Kalau saya pribadi lebih menghabiskan waktu untuk berusaha produktiv dengan hobi saya. Alhamdulillah, tapi sekarang mulai intensif, jadi tak seproduktivitas kemarin.

Ininih salah satu pengisi waktu senggang saya:

*Yang Asli*

*Setelah hobi beraksi*

*Note: Lebih lengkapnya akan saya publikasi di INSTAGRAM

Intensif D-1
Langsung TO! Ini TO SBMPTN saya yang pertama di bimbel saya, karena kemarin ngambil yang intensif UN dulu. Soalnya? Hm ya begitulah. Ingin mengingatkan saja, soal SBMPTN memang dirancang untuk tidak dikerjakan semua, jadi kerjakan yang benar-benar di kuasai. Karena SBMPTN itu TES SELEKSI, bukan tes evaluasi. Jangan puas dulu kalau kalian udah menuhin yang namanya Passing Grade atau standar lainnya, memang sebagian besar orang berpatokan pada itu. Namun, namanya juga tes seleksi, ya kalian harus melakukan semaksimal mungkin, jangan terpatok oleh Passing Grade. Karena Universitasnya aja tidak pernah mengelaurkan passing grade hohoho. Dan saat intensif pastinya ketemu teman-teman baru, dan ketemu sama calon orang-orang hebat. Sekarangpun mereka sudah hebat, karena ada yang dari luar kota bela-bela pindah ke Jakarta demi masuk Universitas impiannya. Salut, sama orang yang berani mengambil keputusan sampai sejauh itu. Ya namanya juga cita-cita, kan pilihan kita. Hehehe.

Tentang SBMPTN?
Yuk deh flashback, eh bukan flashback ala anak zaman sekarang ya :p
Jadi karena kemarin ikut yang intensif UN dulu, jadi buat SBMPTN ya ikut-ikut TO SBMPTN dari luar aja, sama dari bimbel adasih, tapi tak di bimbelnya(?) Ya gitudeh, dan yang pertama TO yang saya ikutin adalah TROFI ( Tryout Organized by FEBUI) bulan Februari kemarin, ingat kata kakaknya saat ditawarkan itu 15 November 2015 pas BKUI, dan mereka bilang "ini Februari kok, pasti kalian lebih mantaplah persiapannya." Dan pas liat hasilnya DEG. Baru kegampar. dan baru tau kemampuan segitu, belum mempersiapkan SBMPTN dengan baik. Kalau kata orangsih, soal SBMPTN ada yang bilang "Beuh susah banget", ada juga yang bilang "Aelah segini doang." eh pas liat hasilnya, pas tau jawabannya ternyata banyak yang salah, ya karena SBMPTN lebih ke menjebak .  Akhirnya berusaha lagi tuh, nyoba TO SBMPTN dari bimbel yang diadakan di tempat umum, sebut saja di RRI Jakarta. Masalah peringkat? Tak terlalu baik tapi bahagia banget karena Alhamdulillah meningkat, dibandingkan dengan TO saat TROFI dan saat Bimbel ada kebahagian sendiri tau nilai meningkat, ku harap tetap begitu. Dari TROFI banyak pembelajaran, dari mulai kegampar, menjadi CP yang bantuin jualin tiket, sampai jualnya dari orang yang dikenal sampai yang tak dikenal, dan walhasil nambah teman. Dan dapat kisah inspiratif lainnya.

Lanjut lagi deh, untuk pejuang-pejuang 2015, ujian sebenarnya masih akan datang 9 Juni nanti. Berharap yang terbaik dari Allah saja untuk kita semua :)

PERCAYALAH KAWAN, 
KARENA USAHA 
TIDAK AKAN MENGHIANATI HASIL. 

0 komentar:

Posting Komentar