Zaman telah berganti menjadi zaman gadget. Gadget bertebaran
dimana-mana, bahkan anak TKpun sudah mempunyai hp canggih. Sungguh berbeda
dengan zaman dahulu yang masih bermain-mainan tradisional seperti galasin,
petak umpet, petak jongkok, dan lainnya. Sungguh miris generasi sekarang.
Masa kecil yang seharusnya membuat mereka bahagia dan
meghabiskan waktu bersama keluarganya, tetapi malah mereka habiskan untuk
memainkan gadgetnya. Padahal jika mereka kelak dewasa, apa masih sempat mereka
menghabiskan waktu dengan orang tua mereka yang telah merawat mereka?
Sepertinya mereka sangat amat mudah mendapatkan gadget yang mereka mau. Nilai
rupiah tidaklah penting bagi mereka, yang lebih penting adalah kepuasan untuk
diri mereka sendiri dan popularitas.
Tapi masih ada yang lebih miris dari hal di atas! Apa itu?
Jawabannya adalah hewan qurban!
“Mengapa hewan qurban?”
Jika anda menanya mengapa jawabannya
adalah hewan kurban, sekarang jika anda diberi pilihan , pilihan pertama adalah
uang yang anda miliki anda gunakan untuk membeli hewan kurban atau pilihan yang
kedua , uang anda, anda pergunakan untuk membeli modal untuk pekerjaan anda?
Contohnya untuk beli laptop. Pasti
banyak orang yang memilih pilihan kedua.
“Mengapa?” Karena mereka berfikir
bahwa dengan barang modal itu mereka bisa menghasilkan uang.
“Tentu saja barang modal itu bisa membuat keuntungan bagi
diri saya. Tapi kalau saya membeli hewan kurban, saya hanya dapat menikmatinya
sehari saja.”
Jika anda mengatakan hal diatas, anda salah besar!
"Pada tiap-tiap helai bulunya terdapat satu kebaikan"-HR. Ahmad dan Ibnu Majah.
Bayangkan! Satu helai bulunya saja sudah terdapat berbagai kebaikan, dan dalam 1 hewan
kurban bisa terdapat beribu-ribu bahkan jutaan helai bulu.
So, which then of the bounties of your Lord will you deny?
Nikmat yang Allah berikan memang tidak bisa kita pungkiri
kebenarannya. Salahsatunya adalah hewan kurban ini, bahkan Allah sudah bersabda
dalam Al-Quran.
“Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah.” - Q.S Al-Kausar (108:2)
Allah saja sudah berfirman di dalam al-quran, dimana
al-quran adalah pedoman hidup bagi umat islam. Bagi umat yang tidak mau
tersesat.
“Kan anak-anak tidak main hewan kurban?”
Memang benar mereka
tidak bermain hewan kurban, tapi mengapa tidak ada dari salah satu anak yang
meminta untuk dibelikan hewan kurban waktu idul adha?
“Merekakan masih kecil, orangtuanya belum ngajarin kali.”
Nah, disini peran
orang tua penting banget memperkenalkan anaknya dengan idul adha saat mereka
masih kecil.
“Agar apa?”agar anaknya kelak tidak hanya memikirkan gadget yang
ada, tapi mereka juga memikirkan kurban.
Jika saja orang tua, terlebih orangtua sebagai ayah membayangkan bagaimana jika dirinya yang berada diposisi nabi Ibrahim? Atau mungkin seorang anak yang kecanduan akan gadget memikirkan bahwa yang ada diposisi nabi Ismail adalah dia. Apakah mereka kuat dan ikhlas menghadapi ujian dan perintah dari Allah tersebut? Saya rasa tidak.
Sesungguhnya Allah sudah meringankannya, sebelumnya Allah
memerintah nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya, nabi Ismail. Tapi digantiNya
dengan seekor kambing.
Jadi masih mahalkan harga hewan kurban dimata kalian? Bahkan
lebih mahal dari gadget yang mencapai belasan juta hanya untuk kesenangan
sesaat? Tetapi tidak bisa menolong kalian saat di akherat? Gadget yang sangat
canggih, yang menyebabkan dosa ? Dosa yang dihasilkan dari gadget itu banyak.
Salah satunya saat sedang bermain gadget dan kalian sudah asik, pasti prioritas
kalian adalah gadget kalian, dan saat yang bersamaan ibu kalian menyuruh kalian
mengambilkan sesuatu barang saat kalian main gadget, pasti kalian akan menunda
perintah ibu anda, bahkan ada beberapa orang yang marah kepada orangtuanya
karena sudah diganggu.
Astaghfirullah, jadi kalian lebih memilih mana? Berkurban
atau membeli gadget yang terasa murah dimata kalian?
Mari kita
berkurban !! J




0 komentar:
Posting Komentar